Kecebong

What do you do when you are in the English Country side?  Ramble atau jalan jalan di bukit bukit of course.

Jadi hari jumat, karena cuacanya enak, Oli, Abi dan saya jalan jalan di bukit bukit di Shropshire selatan.  Di tengah perjalanan, kita melihat genangan air (yang lubangnya awalnya di sebabkan ada traktor lewat) yang penuh dengan kecebong!  Abi dan Oli langsung sibuk membuka jalan buat para kecebong (karena banyak yang terperangkap di telurnya sendiri), Abi langsung saja memasukkan tangannya ke genangan air yang berlumpur itu.  Saya sih nonton aja ha ha ha, abis rada rada geli gitu lho.

Di rumah lalu kami cerita ke Bapak Ibu Morris, tentang kecebong kecebong itu.  Dan langsung mereka semangat, dan bilang kalau mereka butuh kecebong buat kolam yang dibelakang rumah.  Dan Oli langsung bilang kalau saya dan Oli bisa kembali kesana bawa ember, untuk ambil si kecebong kecebong tersebut.

Lalu dengan bersemangat kita pergi ke genangan air yang sama dan sibuk memasukkan si kecebong ke botol air dengan menggunakan gelas plastik.  Tapi herannya saya kok jadi nggak geli ya ngobok ngobok genangan air berlumpur he he he.  Dan dengan bangga kita balik pulang dan tunjukkan hasil buruan kita ke bapak dan ibu Morris. 

Nggak pernah tuh saya pikir, bahwa suatu hari, saya akan nangkap kecebong.

One Response to “Kecebong”

  1. Dian Says:

    Ibu Eppii…

    Glad you see the beauty of nangkap kecebong hihihihi. I really enjoy doing it since I was a little kid. Daku bakal terpana di depan got melihat kecebong berenang renang. Terus kutangkap dengan kantong plastik dan saringan.

    Pas pulang pasti diteriakin Mama atau Nenek dan saringan langsung dibuang. Mereka harus beli saringan baru lagi. Itu kalau nggak apes.

    Kalau apes, biasanya aku didorong adikku ke got. Kecebur dan pulang kotor terus dimarahin dan dicubit/ dicabe sama Mama dan Nenek.

    Such as life…

Leave a Reply